SEMBAHYANG
Dekat tempat tidur anak-anakku
Kubisikkan cintaku, dari kalbu
Seorang diri dalam sembahyang malam ni
Sementara merka tidur, tenang dan sunyi
Lewat pandang mataku penuh restu
Kucium mulut-mulut kecil dan tangan-tangan kecil itu
Dan kuikuti naik turun nafas mereka
Karena cinta semesta
Kulakukan rukuk dengan segala kerendahan hatiku
Biar tak seorangpun memperhatikan doaku
Kurasa iman melimpahi diriku
Seperti tak pernah kualami sebelum itu
Namun aku seorang bapa yang penuh cinta:
Kucintai Allah dan anak-anakku semua
Dan waktu kuhadapkan muka pada Ilahi
Serampak kulihat mereka, abadi dalam selayang mimpi-sembahyang ini
Oleh : Ahmad Zaki Abu Shadi
____________________________________________________________________________________
MAHA JELITA
Maha Jelita diantara segala bidadari, lebih purba dari insan
Kau pendamba matahari, lebih purba dari bulan
Pendengaran menangkapmu, sebelum penglihatan
Puisi menyanyikanmu, sebelum segala petikan
Maka dengan keindahanmu adalah engkau puteri ketenangan
Ruh cinta terbang hendak melihat wajahmu
Bulan merindukan terbitmu
Ingin ia terbit seperti kau dengan labih sahdu
Angin dinihari dengan kagum memandangmu
Ingin ia bernafas selembut bisik langkahmu
Bila wajahmu tampak dalam pandangan
Sujudlah cinta mencari lindungan
Dan segala cahaya pun pudar karena cahaya wajahmu
Kemegahan zaman mohon ampun di mukamu
Bahkan nasib dan kepastian pun tunduk padamu
Oleh : Ma’ruf Al-Rusafi